Di kereta 23/11/2007 - 06:51
Barusan baca koran, musisi Jazz kita Mas Idang Rasidi menolak memainkan 1 not pun di malay. Karena tersinggung dengan perlakuan malay terhadap kejadian2 yang pernah terjadi dan mereka nggak mau minta maaf sama kita. Padahal yang undang mas Idang konser di malay adalah temannya salah satu musisi Jazz malay.
Aku salut atas sikap mas Idang. Itu menurutku harus dicontoh dan diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia terutama pemerintah kita. Supaya mereka tau kalo kita tersinggung atas sikap malay. Yang terjadi malah sebaliknya, saat mereka ada kasus dengan kita, kita malah mengirim pejabat untuk menghadiri ulang tahun mereka (entah negaranya atau rajanya .. egp).
Banyak pejabat dan orang2 kaya Indonesia malah memilih berlibur disana. Media-media malah gencar promosikan program ‘visit malay’ mereka.
Malay yg butuh kita, bukan kita yang butuh mereka. Lagian kita masih bisa hidup kok tanpa mereka.
Andai pemerintah kita bisa tegas dan berani ……
:: indrag ::