Indonesia Berduka
udah telat sih .. tapi ya better late than never :p
Hari minggu tanggal 27 Januari 2008 Indonesia kehilangan putra terbaiknya, mantan presiden Soeharto yang biasa kita panggil dengan pak Harto. Beliau menutup mata pada usia 87 dengan kondisi yang memprihatinkan. Banyak orang menghujat dan menuntut untuk diadili atas kesalahan yang entah benar dilakukannya atau tidak.
Btw, aku mengucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya atas kepergian beliau. Dan aku berterima kasih atas perjuangan dan kepemimpinan beliau yang telah membangun negeri ini dan sempat menikmati masa-masa kejayaan Indonesia. Karena, dibawah pemerintahannya Indonesia dalam keadaan aman damai tentram gemah ripah loh djinawi :p
Kalo menurutku sih, kesalahan yang dituduhkan kepada beliau karena ulah kroni dan kerabatnya. Dan mereka itu yang bener-bener bajingan, ngak tau diri, munafik, dsb. Kenapa kusebut munafik ? karena dulu mereka menyembah-nyembah dan menjilat supaya dapat meloloskan proyek mereka, mereka menikmati masa jaya dan kelimpahan kekayaan tapi pada saat kejatuhan pak Harto, mereka dengan serta merta mendukung dan menghujatnya. Bener-bener ngak tau malu …
Yang lebih prihatin lagi, kok ya tega-teganya saat hari pemakaman masih ada orang yang menghujat dan mensyukuri kematiannya dan tetep menuntut kasusnya diteruskan. Malah ada yang bilang jangan dikasi gelar pahlawan. Bener-bener ngak masuk akal. Mereka itu pada mikir nggak sih, mereka bisa pinter ngomong gitu yang katanya punya gelar tinggi malah sampe sekolah di luar negeri karena jasa siapa ? waktu jaman perjuangan dulu, mereka udah lahir belum ya ? karena pak Harto udah ada di garis depan melawan penjajah.
Kalo aku mikirnya, aku bisa seperti kayak gini sekarang karena pembangunan yang dirintis beliau. Aku pikir jasa beliau pada negeri ini jauh lebih besar daripada jasa 4 presiden sesudahnya. Malah ada yang udah dapet kesempatan memimpin negeri ini, tanpa hasil apa-apa dan pemilu 2009 nanti mencalonkan diri lagi. Aku muak sama mereka yang cuma bisa ngomong doang.
Selamat jalan pak Harto, semoga amal ibadahmu diterima disisi-Nya. Amin.
:: indrag ::

