Pahlawan
Ternyata hari ini tanggal 10 Nopember, yang biasanya kita peringati sebagai hari Pahlawan. Sebagian dari kita termasuk saya mungkin lupa kalau hari ini adalah hari yang di-’keramatkan’ oleh bangsa ini. Namun seperti juga hari kemerdekaan yang sudah lalu dan pernah saya tuliskan komentar saya di blog ini … makna dari hari-hari ‘keramat’ tsb sudah tidak terasa lagi.
Memperingati dan menghormati jasa para pahlawan kita yang telah gugur dalam membela bangsa dan negara kita dari penjajahan adalah makna atau tujuan diperingatinya tanggal 10 Nopember sebagai hari Pahlawan. Namun, apakah hanya sebatas memperingati dan menundukkan kepala sejenak saja inti dari hari ini ? Atau cuma sekedar masuk dalam buku pelajaran yang harus dihapalkan dan dijadikan bahan ujian pada waktu kita sekolah dulu ?
Kenyataannya saat ini mungkin yang juga saya rasakan seperti itu. Saya tidak tahu bagaimana perasaan beliau-beliau yang telah dengan jiwa raganya membela dan mempertahankan negara ini jika mengetahui bahwa jasa mereka tidak dihargai dan diteruskan perjuangannya oleh para generasi penerusnya. Apalagi dengan kondisi negara ini yang masih berjuang mengatasi kemiskinan dan korupsi yang melanda hampir diseluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kemarin, seharian program televisi menyiarkan tentang eksekusi mati para terdakwa bom Bali yang telah menewaskan dan melukai banyak orang-orang yang tidak berdosa. Dan kalo saya perhatikan, seolah-olah mereka itu malah menjadi pahlawan yang telah melakukan sesuatu yang sangat berjasa.
Semua orang terlihat marah dengan kematian/eksekusi terhadap mereka dan bahkan ada beberapa yang mengancam akan melakukan pembalasan. Entah pembalasan kepada siapa dan dalam bentuk apa.
Jadi, yang menjadi pahlawan di negeri ini sebenarnya siapa ya ???
:: indrag ::


yang payahnya lagi…..banyak bermunculan figur yang dijuluki pahlawan kesiangan…….seseorang yang mengambil manfaat dalam suatu kejadian tertentu setelah semuanya terselesaikan…..salah satu cirinya senang berteriak-teriak dan beragitasi sambil menunjukkan inilah AKU……biasa kepentingan popularitas dan politik……salah satunya perhatikan saja iklan kampanye pemilihan presiden belakangan ini….
Comment by sjafri mangkuprawira — November 12, 2008 @ 10:08 pm